JTF 2019

Liar dan Mempesona ala Monkey Boots

Liar dan Mempesona. Terinspirasi dari eksistensi kaum hawa, Monkey Boots mendapuk kedua kata ini menjadi judul dari album mereka yang dirilis pada 2018 lalu. Momen peluncuran album unit yang mengangkat genre musik asal Jamaika ini pun tepat pada Hari Kartini. Padahal hal ini, aku mereka sama sekali tidak direncanakan.

Lewat sepuluh komposisi lagu di album ketiga ini, Monkey Boots membawakan pesan untuk para wanita yang keras menjalani hidup, namun di sisi lain manja dalam urusan bercinta. Warna musik dalam album ini terasa berwarna-warni, dengan lirik lagu yang cantik nan mendayu, lantas dikombinasikan dengan irama musik yang menghentak. Untuk merayakan peluncuran album ini, Monkey Boots menggelar konser intimnya pada bulan Juli 2019.

Grup musik beranggotakan Jenggo (vokal), Ewok (drum), Akbar (gitar), Indra (bass), Zildjian (alto sax), Aldo (tenor sax) dan Adam (gitar) ini terbentuk pada 2004 di Jakarta. Pada 2010, mereka merilis album perdana bertajuk Big Monkey. Album kedua, Interaksi rilis pada 2015. Monkey Boots sendiri sempat menjadi 10 besar finalis London International Ska Festival 2012, salah satu Festival Ska terbesar berskala internasional.