JTF 2019

Warna Musik Jazz Idang Rasjidi

Idang Rasjidi. Bila mendengar nama tersebut, tentulah kita mengasosiasikannya dengan alat musik piano. Nama besarnya tak lagi asing di skema musik jazz Tanah Air. Sampai saat ini, pria berusia 61 tahun tersebut masih kerap tampil di berbagai festival jazz.

Idang dikenal memiliki warna tersendiri ketika memainkan musik. Ia menempatkan piano sebagai suara satu, lalu mengombinasikan dengan vokalnya sendiri sebagai suara dua. Pria ini menirukan berbagai suara alat musik lewat vokal, seperti trumpet, trombone dan perkusi. Performanya selalu memanen tepuk tangan dan membekas pada ingatan para penonton.

Bicara soal komitmennya akan musik jazz, Idang tak perlu diragukan lagi. Kenal dengan musik sedari kecil, Idang tak henti mengembangkan keterampilannya. Lingkungan keluarga menjadi pengaruh dari ketertarikannya akan jazz. Setelah mempelajari dasar piano, ia lantas terus mengembangkannya secara otodidak. Berkolaborasi dengan berbagai musisi, namanya semakin melambung di belantara musik.

Bagi Idang, jazz tidak harus dikenalkan di tempat yang mewah, yang terpenting adalah bagaimana para pendengar menikmatinya. Pianis dan komposer jazz ini pun telah menelurkan beberapa album rekaman, sebut saja Heaven and Earth (1996), Jazzy Christmas bersama Margie Segers (2004), Sound of Hope (2008), dan Sound of Truth (2009).