JTF 2019

Syaharani and Queenfireworks, Berkarya Tak Mematok Genre

Nama Syaharani tentunya tak asing lagi bagi pengikut setia jazz Tanah Air. Vokalis yang terkenal berkat warna suaranya yang dalam dan khas itu sudah berkiprah sejak era 1990-an, dan pernah bekerjasama dengan musisi jazz ternama seperti Bubi Chen dan Benni Likumahuwa. Bersama Ahmad “Didit” Fareed dan Donni Soehendra, ia berkolaborasi dalam proyek bertajuk Syaharani and Queenfireworks (ESQI:EF).

Tiga album sudah ditelurkan, yaitu Buat Kamu (2006), Anytime (2010), dan Selalu Ada Cinta (2014). Berbagai jenis musik lebur menjadi satu. Ada pengaruh musik pop, rock n roll, blues, soul, dan tentu saja jazz. ESQI:EF sendiri memiliki kepercayaan bahwa musik mereka akan terus berkembang.

Ketika membawakan lagu, ESQI:EF menghindari rasa bosan dengan melakukan aransemen ulang. Beberapa detil diotak-atik sehingga menghasilkan suara yang segar di telinga pendengar. Hal ini tentunya membutuhkan kerja para musisi yang dinamis.

Berdiri sebagai grup indie, ESQI:EF tidak terlalu ambil pusing perihal apakah karya mereka dapat diterima semua kalangan. Mereka berkarya tak semata-mata untuk mengejar tawaran manggung. Bagi mereka yang terpenting adalah dapat terus menghasilkan karya yang memiliki pesan dan mengharumkan industri musik.