JTF 2019

Musikalitas Andra and The Backbone di Jalur Indie

“Kau begitu sempurna, di mataku kau begitu indah,” Bila mendengar satu bait itu saja, secara otomatis tentu kita akan langsung ikut bernyanyi. Meski sudah dirilis sejak lebih dari sepuluh tahun yang lalu, Sempurna betah singgah sebagai tembang favorit semua orang dari Andra and The Backbone.

Tak banyak orang yang tahu bahwa band yang beranggotakan tiga orang ini menempuh jalur independen (indie) sejak 2016. Singel yang sarat akan nuansa akustik, Panah Takdir (2017) dipilih sebagai karya pembuka lembaran baru Andra dkk tanpa naungan label. Tentunya, tak lagi bergabung dengan label membuat proses meramu lagu menjadi lebih panjang.

Selain menjadi rilisan perdana setelah menjadi musisi indie, Panah Takdir juga terpilih menjadi lagu tema pertama Andra and The Backbone untuk sebuah film. Lagu ini sendiri berkisah mengenai seseorang yang sedang mencari belahan jiwanya. Kelanjutan dari Panah Takdir adalah singel lain berjudul Déjà Vu (2018). Berbanding terbalik dengan Panah Takdir, musik Déjà Vu dibuat lebih ceria untuk menumbuhkan rasa semangat bagi para pendengarnya.

Berbicara soal strategi, pentolan Andra and The Backbone, Andra Ramadhan mengatakan bahwa mereka akan merilis singel secara bertahap dan berkesinambungan. Lagu-lagu mereka nantinya tidak harus berlabuh pada sebuah album. Hal ini dimaksudkan supaya orang-orang mengetahui dan mendengar semua karya Andra and The Backbone, dan tidak hanya terfokus pada satu-dua lagu saja.