share :

Grup musik Saxx In The City mengusung konsep berbeda untuk eksis di industry musik tanah air. Kuartet yang berdiri tahun 2016 itu diisi oleh pemain saxophone handal, yakni Nicky Manuputty, Bayu Isman, Damez Nababan, dan Tommy Pratomo. Mereka adalah musisi dengan jam terbang tinggi untuk mengiringi penyanyi ternama. Kerap bertemu di belakang panggung, melahirkan ide untuk membangun proyek pun lahir.

Menurut Nicky, Saxx In The City berdiri untuk mengomersilkan musik instrumen agar didengar lebih luas. Bukan hanya pecinta musik jazz tapi juga musik urban."Ini konsep unik karena main saxophone berempat, apalagi energik dan komersil. Kami ingin buktikan bahwa saxophone tidak hanya identik dengan jazz tapi bisa main musik lain," jelasnya.

Saxx In The City pun meluncurkan single pertamanya yang berjudul ‘In The Night’. Dalam lagu tersebut, Saxx In The City tidak hanya menyuguhkan instrument musik. Mereka mengajak penyanyi Teza Sumendra untuk mengisi vokal. Dari segi musik, grup ini menyajikan perpaduan komposisi pop, dance, R&B, soul, dan jazz hingga menjadi sangat kekinian. Sedangkan kehadiranTeza Sumendra dengan vocal dan lantunan lirik berbahasa Inggris menghadirkan kekuatan instrumentasi yang saling melengkapi.

Sehari setelah lagunya dirilis, pada 1 April 2017, SaxxIn The City mendapat kepercayaan untuk pertama kali tampil di ajang musik berkelas Internasional di Singapore Jazz Festival – The Late Show, Marina Bay Sands. Dengan perumusan harmoni yang optimal, Saxx In The City tuntas memukau audiens yang mengagumi teknik intonasi dan gaya permainan saxophonenya.