share :

Metamorfosa grup musik Tangga menjadi Dekat boleh dikatakan sukses. Kesan melankolis romantis yang selama ini diusung Tangga sangat berbeda dengan konsep musik Dekat yang lebih electro dance.

"Musik kami bukan untuk didengar tapi ngajak goyang. Do what you want to do. Kami ingin bermusik lebih bahagia dan lebih lepas," kata Mohammed Kamga Pada penonton Jazz Traffic Festival (29/11/2015). 

Untuk materi musik, Kamga, Tata, dan Chevrina memang memasukkan pengaruh musik Barat masa kini seperti Bastille, Ellie Goulding, Drake, dan Twenty One Pilots. Tak heran bila dalam penampilannya Dekat menggunakan instrumen musik digital seperti DJ Set dan Launchpad Midi.

Pada penampilan malam ini, Dekat menyanyikan lagu dalam album mini mereka yakni, "Mana Dusta, Mana Nyata", "Istimewa", "Kembali Bekerja", dan "Lahir Kembali". Penonton tampak enjoy dengan karya-karya Dekat yang mengusung konsep beat black music. (din/fik)