share :

Korek Jazz sebuah komunitas jaz Surabaya berhasil menyajikan jaz standart atau jaz murni di panggung Jazz Traffic Festival (JTF) 2015.

Ada tiga band yang tampil dari Korek Jazz yang membawakan empat lagu instrumental dan vokal.

Damian vokalis Korek Jazz mengatakan, dirinya memang menyukai jaz yang udah dipatenkan atau biasa disebut jaz standart.

"Kita mainkan lagu-lagu yang selama ini sering dimainkan musisi jaz. Kita berusaha mempertahankan dan mengulurkan jaz di Surabaya," ujar Damian ditemui dibelakang panggung.

Menurut Damian, dalam jaz selalu ada kejutan. Misalnya sudah main sesuai latihan, tiba-tiba harus improvisasi setelah di panggung. "Itulah jaz. Kami bisa menyelesaikannya tadi," kata putra Errol Jhonathans Direktur Utama Suara Surabaya Media ini.

Damian menilai, event Jazz Traffic Festival 2015 kali ini luar biasa. Karena semakin banyak musisi muda yang meracik jaz agar tidak monoton.

"Kehadiran musisi muda ini sangat positif, karena dalam dunia seni, pasti terus berkembang. Tapi, tetap tidak menghilangkan esensi jaz yang asli," katanya.

Korek Jazz yang menjadi wadah musisi jaz Surabaya juga berkeinginan membuat karya album tahun depan. "Pengen buat lagu. Kita mulai bicarakan itu," katanya. 

Korek Jazz yang tampil di Exhibition Hall terdiri dari Damian (vokal) Steve (Gitar) Ony (drum) Yudi Barlean (keyboard)  dan Yoyok (Bass). (bid/fik)