share :

Penyanyi kelahiran Bukittinggi, 20 Agustus 1987 silam ini tetap memikat. Lagu-lagu melankolis yang dibawakan di panggung outdoor Jazz Traffic Festival 2014 tetap mampu membius penonton. Muhammad Tulus Rusydi, nama lengkap Tulus, tampil membawakan Sembilan lagu.

Suasana penonton di lapangan parkir outdoor Grand City Convex mendadak riuh akibat ribuan penonton yang menyambut Tulus hadir di panggung. Penonton larut bernyanyi bersama, menyanyikan lagu Jatuh Cinta, dari album pertama Tulus yang diberi label sama dengan namanya “Tulus.”

Penonton-pun membludak di depan panggung. Penonton yang rata-rata muda-mudi itu dibius dengan lantunan lagu-lagu bermakna dalam dari Tulus. Lagu-lagu dari album pertamanya dikombinasi dengan beberapa lagu dari album terbarunya.

Semasa kuliah Tulus kerap tampil di klab-klab jazz di Kota Bandung. Selepas kuliah, Tulus juga berprofesi sebagai arsitek. Tahun lalu Tulus juga tampil di pentas Jazz Traffic Festival 2013.

Pada akhir Agustus 2013, Tulus mengeluarkan single “Sepatu” dalam format digital dan dapat diunduh melalui iTunes. Single ini menjadi salah single yang menempati posisi atas chart iTunes Indonesia.  Selain Teman Hidup dan Sewindu, kemudian pada 2014, Tulus meluncurkan album bertajuk Gajah.

Jelang akhir penampilan Tulus, hujan sempat jatuh dengan deras. Penonton menutup kepuasannya menikmati lantunan merdu Tulus. Tak surut animo pengunjung walau hujan tetap berada di arena parkir outdoor Grand City Convex. Tulus tampil mulus menutup pagelaran musik jazz terbesar di Kota Surabaya.