share :

Penampilan Tompi di hari pertama Jazz Traffic ketika itu, ditemani "keluarga" baru berlabel Dr and The Professor. Grup musik ini memang satu di antara penampil spesial di hari pertama Jazz Traffic Festival 2014. Dr and The Professor beranggotakan dr Tompi pada vokal,  Profesor Tjut Nyak Deviana Daudsjah sebagai pianis, Fadjar Adi Nugroho di posisi bassist, dan Wahyu Prastya yang dipercaya mengebuk drum.

Saat ditanya apa yang membedakan penampilan Dr and The Professor dengan penampilan solo, Tompi mengatakan, permainan musik yang ditawarkan lebih berwawasan, karena menghadirkan teknik bermusik yang lebih advance, tapi tetap nyaman dinikmati. "Musik yang digagas Dr and The Professor dipersiapkan selama tiga bulan. Kami ingin memberi suasana baru pada jazz di Indonesia," kata Prof Deviana ketika itu.

Prof Deviana merupakan lulusan Musikhochschule Freiburg, jurusan piano klasik dan komposisi. Dia juga pernah menjabat rektor di International Music College (Jazz and Rockschulen Freiburg) di Jerman periode 1990 - 1995. Melihat antusiasme dan respon publik Surabaya dengan musik mereka, Fadjar, sang bassist menyatakan senang sekaligus lega.

"Ini pertama kalinya kami tampil dengan format Dr and The Professor dan publik bisa menikmati apa yang kami sajikan," kata Fadjar yang sempat memberi sentuhan apik di lagu Indonesia Raya.

Untuk bisa mengedukasi masyarakat melalui musik, Deviana berharap di waktu mendatang sebelum pertunjukan dimulai, penonton mendapat workshop atau music clinic tentang musik jazz itu sendiri. Sehingga saat menikmati penampilan demi penampilan penonton bisa benar-benar paham apa yang dia dengar. "Cara ini mencegah festival musik jazz tidak stagnan dan selalu dinanti," saran Deviana.