share :

Album "Tree of Life" (Inline Music, 2007) karya grup band Kayoon, yang dimotori Indra Lesmana, Pra Budi Dharma dan Gilang Ramadhan, laiknya sebuah rangkuman music tradisi dari daerah-daerah Aceh, Jawa, Sunda, dan lainnya. Kabarnya, pula mengusung fase baru di kancah music jazz tanah air. Bebop, bukan istilah asing di ranah jazz klasik. Namun bebop yang mereka sajikan lebih kaya dengan tambahan pengaruh musik tradisional dari berbagai penjuru nusantara.

Info dari Wartajazz.com, tepuk tangan panjang penonton mengakhiri sesi intim Kayon "Tree of Life" di Red White Jazz Lounge (31/03/'12) lalu. Merupakan kilas balik standing ovation penampilan trio ini pada 13 September 2007 silam di Haus der Kulturen der Welt, Berlin. Publik Jerman menyambut antusias di tengah-tengah Asia-Pacific Weeks, yang digagas Walikota Berlin sebagai hajatan Biennale yang menyertakan musik sebagai program kebudayaan.

Tema Asian Bop tahun tersebut yang kemudian mendaftar Indra Lesmana bersama nama-nama lain seperti Du Yinjiao (Cina), maupun Koji Ueno (musisi Jepang yang tak berasosiasi langsung dengan jazz) menjadi klop dengan pilihan ensambel trio akustik. Pagelaran Kayon mengisyaratkan, ternyata bungkus bebop tak mampu samarkan kentalnya bunyi-bunyian khas kita, walau tak berakhir jadi memainkan lagu daerah. Yang penasaran dengan sentuhan bebop khas Kayon, bisa bergabung di Jazz Traffic Festival, 24 Nopember 2012, di Grand City Mall Surabaya.(lim/M-Comm)