share :

Deredia merupakan gabungan dua kosakata dari bahasa Flores, Dere (nyanyi) dan Di’a (merdu). Deredia melahirkan kembali bunyi-bunyian yang dahulu banyak dinikmati oleh masyarakat pada umumnya. Pop klasik dengan sentuhan warna manouche, jazz, rockabilly, ragtime, dixie dan blues dihadirkan dalam musik-musik Deredia.

Terbentuk tahun 2014, Deredia beranggotakan enam personil yaitu Louise Monique Sitanggang (Vokal), Dede Kumala (gitar), Yosua Simanjutak (Gitar), Papa Ical (Double Bass), Aryo Wicaksono (drum) dan Raynhard Lewis Pasaribu (piano). Deredia sendiri terinspirasi dari duet Les Paul dan Mary Ford.

Lalu pada 2016, Deredia melaunching albumnya dengan tajuk “Bunga & Miles”. Yang unik, album ini terdiri dari 2 (dua) keping CD dimana keping CD “Bunga” berisikan empat lagu berbahasa Indonesia dan keping CD “Miles” berisikan lima lagu berbahasa Inggris. Total terdapat sembilan lagu pada album “Bunga & Miles”.

Tembang unggulan di album itu adalah "Teman Seperjuangan". Lagu tersebut menceritakan perjuangan musisi yang bersama-sama mewujudkan mimpi di tengah iklim industri yang tidak mudah. Suka dan duka dilalui bersama, meski berbeda selera musik tetap bersatu dalam visi memberi hiburan dan menyampaikan pesan. "Lagu ini tentang bagaimana tumbuh besar bersama dalam sebuah band dan berbagi kisah yang pernah diarungi bersama," ujar Louise